Batu Marmer

Batu marmer (pualam) adalah batuan metamorf (malihan) yang terbentuk dari rekristalisasi batu kapur atau dolomit akibat panas dan tekanan tinggi di dalam bumi, menghasilkan komposisi utama kalsium karbonat (\(CaCO_{3}\)) dengan corak urat mineral unik yang memberikan nilai estetika tinggi, menjadikannya populer untuk interior, arsitektur, dan dekorasi karena keindahan, kekuatan, serta permukaannya yang bisa mengilap.

Proses Pembentukan Metamorfosis: Batu kapur (sedimen) mengalami perubahan bentuk, kristalisasi, dan orientasi mineral karena suhu ekstrem dan tekanan kuat di bawah kerak bumi.Rekristalisasi: Mineral kalsit dalam batu kapur menjadi kristal-kristal yang saling mengunci, membentuk tekstur mosaik khas marmer.

Pewarnaan: Pengotor mineral (seperti lempung, oksida besi) yang ada dalam batu kapur awal akan termobilisasi saat metamorfosis, menciptakan urat-urat (vein) berwarna yang menjadi ciri khas setiap marmer.

Karakteristik Khas Corak Unik: Pola urat alami yang berbeda-beda, tidak ada dua lempengan marmer yang persis sama.Permukaan Mengkilap: Dapat dipoles hingga sangat halus dan mengkilap, memberikan kesan mewah.Termal: Terasa dingin saat disentuh karena konduktivitas panasnya baik.

Kegunaan Utama

Arsitektur & Desain: Lantai, dinding, countertop dapur/kamar mandi, wastafel,  backsplash, tangga.

Dekorasi: Patung, ornamen, meja, vas bunga.

Industri: Suplemen kalsium untuk pakan ternak (diolah menjadi bubuk halus).

Contoh Jenis Populer

Marmer Kawi : Krem bersih dengan corak khas marmer Tulungagung

marmer Wilis : krem dengan corak batik khas marmer Tulungagung

Nero Marquina: Hitam pekat dengan urat putih mencolok, dari Spanyol.

Botticino: Krem lembut dengan urat emas muda, dari Italia. 

Carrara : Berasal dari Italia, marmer ini memiliki warna dasar putih dengan urat abu-abu yang halus dan klasik.

Batu Marmer

Showing 1-9 of 9 item(s)
Showing 1-9 of 9 item(s)

Active filters